Moto " manfaat bagi insan lain" Tujuan hidup adalah berbagi kebaikan untuk menggapai kebahagiaan yang haqiqi dunia akhirat.
Selasa, 29 Desember 2020
Minggu, 27 Desember 2020
Jumat, 25 Desember 2020
Rabu, 23 Desember 2020
Sabtu, 28 November 2020
Jumat, 27 November 2020
Sabtu, 21 November 2020
Jumat, 20 November 2020
Senin, 09 November 2020
Sabtu, 07 November 2020
Selasa, 03 November 2020
Rabu, 21 Oktober 2020
Minggu, 18 Oktober 2020
Kamis, 15 Oktober 2020
Rabu, 16 September 2020
Sabtu, 06 Juni 2020
Moonlight
Moonlight
andai wajahmu tak seteduh bulan
dari persekongkolan malam, dan detak jarum jam, juga kerja api
yang tekun membakarku dari dalam
hah! andai wajahmu hanya serupa poto saja
terpampang dalam wallpaper hp, yang menahan diri dari lincah gerak awan berjalan
andai engkau bukan pekan yang begitu bingar
tempat anak-anak rindu begitu bar-bar menindas sepi langit dengan ledakkan kembang api
bukan saat dengan warna sephia
sewaktu bayang-bayang ranting pohon
jatuh merayap di tanah
andai engkau bukan kecantikan sewarna teduh bulan
yang diremas-remas, menebarkan sinar pias menyebrangi wajahku
o kekasih, aku tak pernah terlalu mabuk
akantetapi ketika aku berada di bawah langit, tiap kali aku menengadah wajah
aku merasa begitu dekat, dan mampu menggenggam bulan itu
semua benda dan apa yang berada dalam diriku dapat kurasa berdenyut
di luar gerak aku seolah mengambang
dalam teduhmu segala yang aku pandang bergeliat.
~al 12/mei/2020
Kamis, 04 Juni 2020
Hidangan Penutup
HIDANGAN PENUTUP
Sangkaku langit cerah
angin bertiup pelan, membelai
wajahmu; kuraba-
raba lindap
dipadamkan lampu-
lampu, dan bisu bangku
tak ada kata, hanya
lagu mengalun
sendu lamat-
lamat merambat
menjangkau udara
Di ujung pisau bisu
menggores nyeri kepergian
setangkai kembang
kugenggam duri-
duri yang kau beri
kutelan getir
getir rasa masakan
semangkuk
takdir:
Bergerigi di jantungku!
Banjar 2017
Memanggil Hujan
Memanggil Hujan
Air sepanjang sungai kering,
seperti desing; keluhan
tak bosan berdering memanggil-
manggil bulir yang demam
dalam rendaman
Dia pernah melihat, dalam
mimpi sungai berkilat mengikat
bintang tunduk; air
mengaliri rumput-rumput hingga
ke ladang
: Gersang
menjadi kandang
menjadi gudang
"Ini hanya jeda"
katanya. Sebab sungai
tak pernah dahaga
tanpa rencana.
Tak sepanjang lahat
yang penuh ulat dengan
lidah api menjilat-
jilat
Air sungai itu kering;
keluh berdering, memanggil-
manggil dalam gigil
Tuhan, kapan kau turun!
Banjar. 11/09/07
Langganan:
Komentar (Atom)