Memanggil Hujan
Air sepanjang sungai kering,
seperti desing; keluhan
tak bosan berdering memanggil-
manggil bulir yang demam
dalam rendaman
Dia pernah melihat, dalam
mimpi sungai berkilat mengikat
bintang tunduk; air
mengaliri rumput-rumput hingga
ke ladang
: Gersang
menjadi kandang
menjadi gudang
"Ini hanya jeda"
katanya. Sebab sungai
tak pernah dahaga
tanpa rencana.
Tak sepanjang lahat
yang penuh ulat dengan
lidah api menjilat-
jilat
Air sungai itu kering;
keluh berdering, memanggil-
manggil dalam gigil
Tuhan, kapan kau turun!
Banjar. 11/09/07
Tidak ada komentar:
Posting Komentar