kepada yang aku cinta
aku bukanlah luas langit
yang tiba-tiba dapat menyatakan cinta
kepada bumi
melalui isyarat hujan
'maafkanlah!'
bahwa sekalipun aku berkata
atau menangis
atau tertawa
kau tak mendengar
atau mengerti
bahwa aku ada
menyimpan senyummu
yang dibasahkan gerimis
dalam saku kiri
mungkin kau 'kan bertanya
'apa yang dapat dilakukan faiz?'
aku di sini
di dalam sebuah lonceng
sebagai genta
yang bisa kau dengar jika kau bergerak
atau di dalam senar sebagi nada
yang bisa kau iringi
jika kau petik
tak ada yang bisa kukatakan
kepada dirimu, juga yang pernah kulewati
dan jika kau benar-benar bergerak
aku bisa kau dapatkan
sebagi sepatu yang menunggu
sepasang kakimu
genta atau nada yang bisa membersamaimu
dalam nyanyian hujan
bahkan jika isyarat-isyarat
atau kata-kataku tak dapat kau paham
yakinlah aku bisa menjadi seseorang yang datang
atau seseorang yang pergi
dari sebuah kematian menuju kematian
'tak ada yang benar-benar sunyi!'
~al
Tidak ada komentar:
Posting Komentar